Bangsa yang menengah
Tak banyak yang dapat di harapkan dari bangsa kita ini, tidak ada yang istimewa dari negara yang bernama Indonesia ini, mungkin hanya pulau Bali saja yang menjadi ikon bangsa indonesia oleh dunia Internasional saat ini. Mereka hanya mengenal Indonesia itu adalah Pulau Bali, yang lebih dikenal sebagai “Surga terakir”.
Indonesia hanyalah negara yang memiliki penduduk lebih dari 220.953.634 jiwa, dengan tingkat kemiskinan yang bisa dianggab parah. saya menulis ini bukan maksut saya untuk menjelek-jelekkan bangsa sendiri, tapi saya hanya mencoba mengangkat realita yang sedang kita hadapi saat ini,. mungkin dengan ini saya dapat menyadarkan teman-teman yang sedang berleha-leha dalam menjalani hidup, bahwa negara kita adalah negara yang miskin, tidak ada yang dapat di harapkan dari negara itu. Maka sudah sepantasnya kita untuk coba bangun dari tidur kita dan mengangkat bangsa kita.
Semenjak belanda menjejakkan kakinya di bumi indonesia, telah banyak masalah yang ditimbulkanya. Sistem kapitalis yang mereka anut seringkali menyengsarkan bangsa indonesia, hal inilah yang di kemudian hari menjadi beban hidup bangsa indonesia. Belanda adalah negarayang miskin yang mencoba bertahan hidup di negara orang lain, tak heran jika kita kerap mendengar monopoli, eksploitasi, sampai kepada politik pecah belah, dan begitu pula yang di terapkan oleh Jepang selama penjajahannya di bumi Indonesia ini.
Hal inilah yang membadakan indonesia dengan negara tetangga seperti Malaysia, singapur, dan Brunai. Tingkat perekonomian sangat berbeda jauh indonesia yang hanya berhasil menekan inflansi sampai 77,63% sungguh sangat fenomenal bukan?. Selain itu maraknya korupsi di indonesia adalah contoh yang kongkrit bahwa indonesia adalah bangsa yang menengah.

kalau realitanya emmang beitu bro, gua juga sudah muak dengan pelaku pejabat yang memntingkan isi perutnta saja. kita sebagai kaum muda harus lebih tanggap lagi pada pemerintah atau lebih berusaha terus sampai batas tapi kalau tidak bisa juga berarti negara ini memang lahan pencari dosa, anrkisme, dan sabotase yang tidak ada niat untuk memberikan kehidupan yang baik bagi warga negaranya.p.e.a.c.e !!!
anda berapa taon sich hidup,.. umur paling ga setua kemerdekaan indonesia, perjuangan anda untuk bangsa ini emang dah berapa besar sich, koq sampe menganggap ini realita,….bangsa kita ini bangsa yang besar, kalo mo ikut bandingkan dengan malaysia, singapore dan brunei,.. ya pasti saya dan semua orang yakin indonesia adalah bangsa yang besar,… dengan titik darah pejuang2 kita membebaskan diri dari belenggu,.. dan anda bisa hidup sekarang sampai sekarng karena perjuangan mereka, la koq anda tiba2 mengatakan begini,… kayak nya anda dah berjasa dan sebagainya,..
saya jg ga yakin apa anda orang yang baik yang bisa membangun bangsa ini,.. paling hanya ujung2 nya anda meminta2 ato tidak bisa berkarya,.. dengan alasan tidak di hargai,.. berjuang man berjuang untuk bisa eksis,.. jangan hanya mengeluh dan menjelek2kan bangsa yang besar ini,….
Benar memang apa yang anda tuliskan di atas, sebuah ironi memang. namun, disinilah kita dituntut untuk dapat lebih berkontribusi nyata terhadap bangsa yang menengah ini